Koruptorindonesia.co.id Situs teknologi online terlengkap yang membahas berbagai jenis gadget teknologi seperti Smartphone, PC dan teknologi terbaru lainnya.

Koruptorindonesia.co.id Situs teknologi online terlengkap yang membahas berbagai jenis gadget teknologi seperti Smartphone, PC dan teknologi terbaru lainnya.

Pendidikan

Suasana Religius dan/atau Agamis

Suasana Religius dan/atau Agamis

Suasana Religius dan/atau Agamis

Religiusitas (kata sifat: religius) tidak identik dengan agama. Mestinya orang yang beragama itu adalah sekaligus orang yang religius juga.Namun banyak terjadi, orang penganut suatu agama yang gigih tetapi dengan bermotivasi dagang atau peningkatan karier. Ada hal lain lagi yang perlu diakui, secara lahiriah ia tidak begitu cermat menaati ajaran-ajaran agamanya, bahkan boleh jadi oleh teman-temannya dia dicap komunis/ateis/kafir. Namun tidak mustahil orang yang dicap demikian ternyata memiliki rasa keadilan yang mendalam.Ia cinta pada yang benar dan benci pada segala kebohongan serta kemunafikan. Ia boleh jadi bukan orang yang sempurna atau teladan, akan tetapi toh terasa dan jujur harus diakui bahwa ia manusia yang baik dan mempunyai antena yang religius.

Keberagamaan atau religiusitas lebih melihat aspek yang “didalam lubuk hati nurani” pribadi, sikap personal yang sedikit banyak misteri bagi orang lain, karena menapaskan intimitas  jiwa. Dan karena itu, pada dasarnya religiusitas mengatasi atau lebih dalam dari agama yang tampak formal, resmi.

Ada tiga tahapan yang perlu dilakukan oleh seseorang untuk meningkatkan kualitas jiwanya. Pertama, melakukan dzikir atau ta’alluq pada tuhan, yaitu seseorang harus berusaha mengingat dan mengikatkan kesadaran hati dan pikiran kita kepada Allah.Dimanapun seorang mukmin berada, dia tidak boleh lepas dari berfikir dan berdzikir untuk Tuhan-Nya (QS. 3:191).Kedua, Takholluq, yaitu seseorang secara sadar meniru sifat-sifat Tuhan sehingga seorang mukmin memiliki sifat-sifat mulia sebagaimana sifat-Nya. Proses ini bisa juga disebut sebagai proses internalisasi sifat Tuhan kedalam diri manusia. Sesuai hadits nabi yang berbunyi, “takhallaqu bi akhlaqi–Allah”. Ketiga, Tahaqquq yaitu seseorang harus bisa mengaktualisasikan kesadaran dan kapasitas dirinya sebagai seorang mukmin atau agamis yang dirinya sudah di “dominasi” sifat-sifat tuhan sehingga tercermin dalam prilakunya yang serba suci dan mulia.

  1. Urgensi penciptaan Suasana Religius di Sekolah

Berbicara tentang suasana religius merupakan bagian dari kehidupan religius yang tampak dan untuk mendekati pemahaman kita tentang hal tersebut, terlebih dahulu perlu dijelaskan tentang konsep religiusitas.

Glock & Stark (1996) dalam Ancok (1995:76) menjelaskan bahwa agama adalah system symbol, system keyakinan, system nilai dan system prilaku yang terlembagakan, yang kesemuanya itu berpusat pada persoalan-persoalan yang dihayati sebagai yang paling maknawi. Menurut Glock dan stark dalam Rertson(1998), ada lima macam dimensi keberagamaan, yaitu :

baca juga :

Categories:
Pendidikan
You Might Also Like