Koruptorindonesia.co.id Situs teknologi online terlengkap yang membahas berbagai jenis gadget teknologi seperti Smartphone, PC dan teknologi terbaru lainnya.

Koruptorindonesia.co.id Situs teknologi online terlengkap yang membahas berbagai jenis gadget teknologi seperti Smartphone, PC dan teknologi terbaru lainnya.

Pendidikan

Strategi Branding

Strategi Branding

Strategi Branding

Strategi Branding
Strategi Branding

Perkembangan bisnis yang pesat pada abad 21 ini menimbulkan persaingan yang sangat kompetitif, dimana ditandai dengan munculnya berbagai produk yang menawarkan kualitas serupa di pasar. Hal ini menjadi tantangan yang harus dihadapi oleh para pelaku bisnis untuk dapat menawarkan nilai yang berbeda dari produk atau jasa yang dimilikinya, sehingga produk atau jasa perusahaan tersebut memiliki keunggulan kompetitif dimata target konsumennya. Salah satu hal yang dapat membedakan sebuah produk atau jasa adalah brand.
Stephen King dari Wpp Group, London, menjelaskan brand sebagai diferensiasi produk, dimana produk adalah sesuatu yang dibuat di dalam pabrik, dapat ditiru oleh kompetitor, dan dapat dengan mudah dilupakan, sedangkan brand adalah sesuatu yang dibeli oleh konsumen, unik, dan bersifat dari waktu ke waktu. Pernyataan ini menyimpulkan bahwa brand mengandung suatu nilai yang mendorong konsumen untuk mengonsumsi produk atau jasa perusahaan dibandingkan produk atau jasa lainnya. brand
1. Pentingnya Brand
Brand adalah kelengkapan suatu produk. Jadi produk mesti punya brand. Kalau tidak punya, maka konsumen sulit mencari kembali produk tersebut. American Marketing Association mendefinisikan brand sebagai berikut: brand adalah nama, istilah, tanda, simbol, rancangan, atau kombinasi dari hal-hal tersebut yang bertujuan untuk mengidentifikasi barang atau jasa dari seorang atau sekelompok penjual untuk membedakannya dari produk pesaing.[5] (Dewasa ini, hampir semua produk diberi brand. Bahkan produk-produk yang sebelumnya tidak memerlukan brand misalnya: garam, apel, tepung terigu. Selain memiliki nilai jika brand-nya kuat, brand juga bermanfaat bagi pembeli dan penjual.[6]
Manfaat brand bagi pembeli:
· Menceritakan sesuatu kepada pembeli tentang mutu produk
· Membantu menarik perhatian konsumen terhadap produk-produk baru yang mungkin bermanfaat bagi brand.
Manfaat bagi penjual:
· Memudahkan penjual mengolah pesanan dan menelusuri masalah-masalah yang timbul
· Brand dagang penjual memberikan perlindungan hukum atas keistimewaan produk yang unik yang tanpa perlindungan hukum akan mudah ditiru oleh pesaing.
· Memungkinkan penjual menarik sekelompok pelanggan yang setia dan menguntungkan.
· Membantu penjual melakukan segmentasi pasar.
2. Manajemen Brand
Manajemen brand merupakan proses pelaksanaan keputusan-keputusan di bidang pemasaran dengan merefleksikan prinsip-prinsip brand (nilai, arti, ide). Proses itu dimulai dari: menetapkan prinsip-prinsip brand, menyebarkan dan mencatatnya kemudian menyebarluaskan ke dalam organisasi dan menentukan struktur manajemen (siapa orang yang berwenang). Langkah-langkah tersebut dinamakan sebagai ”brand driven marketing management”, namun masalahnya adalah bagaimana menyatukan ide brand ini dengan masalah-masalah di luar pemasaran dan mengarahkan kegiatan bisnis sambil mencocokkan dengan prinsip-prinsip brand.[7]

Sumber : http://e-journal.unipma.ac.id/index.php/JPAUD/comment/view/516/1602/66105

Categories:
Pendidikan
You Might Also Like