Koruptorindonesia.co.id Situs teknologi online terlengkap yang membahas berbagai jenis gadget teknologi seperti Smartphone, PC dan teknologi terbaru lainnya.

Koruptorindonesia.co.id Situs teknologi online terlengkap yang membahas berbagai jenis gadget teknologi seperti Smartphone, PC dan teknologi terbaru lainnya.

Pendidikan

Menyimpan Prolehan Hasil Belajar

Menyimpan Prolehan Hasil Belajar

Menyimpan Prolehan Hasil Belajar

Menyimpan perolehan hasil belajar merupakan kemampuan menyimpan isi pesan dan cara perolehan pesan. Kemampuan menyimpan tersebut dapat berlangsung dalam jangka waktu yang pendek maupun dalam jangka waktu yang panjang. Proses belajar terdiri dari proses pemasukan, proses pengolahan kembali dan proses penggunaan kembali. Biasanya hasil belajar yang disimpan dalam jangka waktu yang panjang akan mudah dilupakan oleh siswa. Hal ini akan terjadi jika siswa tidak membuka kembali bahan belajar yang telah diberikan oleh guru.

Untuk mengatasi hal ini sebaiknya guru mengingatkan agar materi yang telah lama diberikan dibuka dan dipelajari kembali, serta guru memberikan pertanyaan yang berkaitan dengan materi tersebut. Sehingga mau atau tidak mau siswa akan berusaha untuk mengingat kembali materi yang telah lama disampaikan serta membuka kembali buku yang berkaitan dengan materi tersebut. Sehingga ingatan yang disimpan dalam jangka waktu yang panjang akan teringat kembali.

  1. Menggali Hasil Belajar Yang Tersimpan.

Menggali hasil belajar yang tersimpan merupakan proses mengaktifkan pesan yang telah diterima. Dalam hal ini siswa akan memperkuat pesan dengan cara mempelajari kembali atau mengaitkannya dengan bahan lama. Dalam hal ini siswa akan menggali atau membangkitkan kembali pesan dan pengalaman lama untuk suatu ujuk hasil belajar. Ada kalanya siswa mengalami gangguan dalam menggali pesan dan kesan lama. Gangguan tersebut bukan hanya bersumber pada penggalian atau pembangkitannya sendiri. Gangguan tersebut dapat dikarenakan kesukaran penerimaan, pengolahan dan penyimpanan.

Jika siswa tidak memperhatikan dengan baik pada saat penerimaan maka siswa tidak akan memiliki apa-apa. Jika siswa tidak berlatih sunggu-sungguh maka siswa tidak akan memiliki keterampilan (intelektual, sosial, moral, dan jasmani) yang baik.

  1. Kemampuan Berprestasi.

Kemampuan berprestasi atau unjuk hasil belajar merupakan puncak suatu proses belajar. Pada tahap ini siswa membuktikan hasil belajar yang telah lama ia lakukan. Siswa menunjukkan bahwa ia telah mampu memecahkan tugas-tugas belajar atau mentransfer hasil belajar. Dari pengalaman sehari-hari disekolah diketahui bahwa ada sebagian siswa yang tidak mampu berprestasi dengan baik. Kemampuan berprestasi tersebut terpengaruh pada proses-proses penerimaan, pengaktifan, pra-pengolahan, pengolahan, penympanan serta penggalian untuk pembangkitan pesan dan pengalaman.

baca juga :

Categories:
Pendidikan
You Might Also Like