Koruptorindonesia.co.id Situs teknologi online terlengkap yang membahas berbagai jenis gadget teknologi seperti Smartphone, PC dan teknologi terbaru lainnya.

Koruptorindonesia.co.id Situs teknologi online terlengkap yang membahas berbagai jenis gadget teknologi seperti Smartphone, PC dan teknologi terbaru lainnya.

Pendidikan

HIKMAH DAN FIRMAN SAAT PERJANJIAN HUDAIBIYAH

HIKMAH DAN FIRMAN SAAT PERJANJIAN HUDAIBIYAH

HIKMAH DAN FIRMAN SAAT PERJANJIAN HUDAIBIYAH

HIKMAH DAN FIRMAN SAAT PERJANJIAN HUDAIBIYAH

Akhirnya mereka pun berangkat pulang

Sementara saat rombongan ini berada di tengah perjalanan antara Makkah dengan Madinah, turunlah firman dari Allah SWT. Rasulullah SAW pun kemudian membacakannya kepada kaum Muslimin.

“Sesungguhnya Kami telah memberikan kepadamu kemenangan yang nyata. supaya Allah memberi ampunan kepadamu terhadap dosamu yang telah lalu dan yang akan datang serta menyempurnakan nikmat-Nya atasmu dan memimpin kamu kepada jalan yang lurus, dan supaya Allah menolongmu dengan pertolongan yang kuat (banyak).” (QS Al-Fath: 1-3)

Tidak diragukan lagi, bahwa Perjanjian Hudaibiyah ini merupakan suatu kemenangan yang nyata sekali. Dan hal ini memang demikianlah adanya. Sejarah pun kemudian mencatat, bahwa isi perjanjian ini adalah suatu hasil politik yang bijaksana dan pandangan jauh ke depan.

Kelanjutan dari perjanjian Hudaibiyah inilah yang memiliki peranan besar sekali pengaruhnya terhadap masa depan Islam dan bangsa Arab.

Inilah pertama kalinya pihak kafir Quraisy mengakui Rasulullah SAW bukan sebagai pemberontak, melainkan sebagai orang yang tegak sama tinggi dan duduk sama rendah. Sekaligus, hal ini pun membuat kaum Quraisy mengakui pula berdirinya dan adanya kedaulatan Islam itu.

Perjanjian Hudaibiyah juga merupakan suatu pengakuan bahwa kaum Muslimin pun berhak berziarah ke Ka’bah dan melakukan runtutan ibadah haji. Dengan demikian, mereka pun mengakui bahwa Islam adalah agama yang sah di antara agama-agama lain di jazirah itu.

Selanjutnya, gencatan senjata yang dilaksanakan selama dua tahun atau sepuluh tahun itu, membuat pihak Muslimin merasa lebih aman. Terutama lebih aman dari jurusan selatan, mereka pun tidak khawatir akan mendapat serangan dari kaum Quraisy.

Hal ini pun berarti membuka jalan buat agama Islam untuk lebih tersebar lagi. Bukankah kaum Quraisy yang dulunya merupakan musuh Islam yang paling gigih dan lawan perang paling keras, kemudian sudah tunduk. Padahal, sebelum itu kaum kafir Quraisy sama sekali tidak pernah tunduk kepada Islam.


Baca Juga :

Categories:
Pendidikan
You Might Also Like