Koruptorindonesia.co.id Situs teknologi online terlengkap yang membahas berbagai jenis gadget teknologi seperti Smartphone, PC dan teknologi terbaru lainnya.

Koruptorindonesia.co.id Situs teknologi online terlengkap yang membahas berbagai jenis gadget teknologi seperti Smartphone, PC dan teknologi terbaru lainnya.

Pendidikan

CPD DAN PRESTASI BELAJAR SISWA

CPD DAN PRESTASI BELAJAR SISWA

CPD DAN PRESTASI BELAJAR SISWA

Ada penelitian di Amerika Serikat yang mengkaji hubungan antara pembelajaran oleh guru dan prestasi belajar siswa yang dibagi dalam dua gelombang. Gelombang pertama dimulai tahun 1960, fokus utamanya pada “Keterampilan Mengajar yang Generik”, seperti mengalokasikan waktu kelas, memberikan contoh yang jelas di kelas, mengevaluasi siswa, menjaga disiplin siswa dan perhatian siswa terhadap pembelajaran. Beberapa studi tentang hal tersebut dilaporkan bahwa terdapat korelasi yang tidak begitu besar terhadap prestasi belajar siswa.

Penelitian itu menggunakan studi eksperimental dengan sampel siswa kelas IV untuk pelajaran matematika, yang dilakukan di beberapa sekolah perkotaan dengan latar belakang keluarga yang latar belakang sosial ekonominya rendah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prestasi belajar siswa akan meningkat bila guru memberikan penekanan kepada pemberian informasi yang baik, bertanya kepada siswa, memberikan umpan balik dan menelaah soal-soal secara terus-menerus. Prestasi belajar siswa juga meningkat apabila guru belajar mengikuti materi-materi baru yang disajikan dengan contoh-contoh praktik, memberikan pertanyaan kepada siswa dan memberikan supervise kepada mereka. Dengan demikian, pola dan strategi pembelajaran yang dilakukan guru akan meningkatkan prestasi belajar siswa dan membangun daya berpikir kritis.

Pada tahun 1990, gelombang kedua penelitian difokuskan lebih mendalam kepada pembelajaran siswa, pola berpikir rasonal siswa dan pemecahan masalah. Hasilnya menunjukkan bahwa pengembangan profesi guru berkelanjutan dapat mempengaruhi praktik guru di kelas secara signifikan dan dapat meningkatkan prestasi belajar siswa apabila difokuskan kepada: bagaimana siswa mempelajari substansi mata pelajaran; melakukan praktik pengajaran yang secara khusus terkait dengan substansi materi pelajaran dan bagaimana siswa memahaminya; dan memperkuat pengetahuan guru, khususnya isi materi pelajaran secara spesifik. Di samping itu, keterkaitan yang sangat erat antara pengembangan profesi guru berkelanjutan dan kondisi kelas yang riil juga merupakan kunci keberhasilan.

Sebuah studi yang dilakukan Thomas Carpenter (1989) secara acak menempatkan guru kelas 1 dalam workshop atau lokakarya sehingga mereka lebih familiar dengan penelitian tentang bagaimana siswa memiliki pemahaman tentang penambahan, pengurangan, membaca, atau lebih familiar tentang pengembangan profesi yang berfokus kepada strategi pemecahan masalah dalam matematika.

Guru yang berpartisipasi dalam lokakarya sering mengajukan masalah yang kompleks kepada siswa, mendengarkan dan mengamati proses yang dilakukan siswa untuk memecahkan masalah dan mendorong siswa untuk mencari berbagai metode yang berbeda dalam mencari jawaban. Sebaliknya guru-guru yang tidak berpartisipasi dalam lokakarya lebih menekankan kepada fakta-fakta hafalan, memperoleh jawaban yang cepat dan lebih bekerja sendiri daripada kelompok. Hasil penelitian itu menunjukkan bahwa prestasi belajar siswa secara konsisten lebih tinggi dan kemampuan siswa pada berpikir rasional dan pemecahan masalah akan meningkat apabila pengembangan profesi guru berfokus kepada bagaimana siswa belajar dan bagaimana mengukur pembelajaran yang efektif.

Dalam penelitian lain, Paul Cob (1991) beserta tim memberikan kesempatan kepada guru untuk mengkaji kurikulum baru, mengerjakan soal matematika yang akan diajarkan kepada siswa, dan meneliti pembelajaran siswa. Pada akhir tahun ajaran, guru-guru tersebut menunjukkan kinerja lebih baik dalam pemahaman konseptual dan keahlian (berhitung) dasar.

sumber :
https://conversion-guides.com/seva-mobil-bekas/

Categories:
Pendidikan
You Might Also Like