Koruptorindonesia.co.id Situs teknologi online terlengkap yang membahas berbagai jenis gadget teknologi seperti Smartphone, PC dan teknologi terbaru lainnya.

Koruptorindonesia.co.id Situs teknologi online terlengkap yang membahas berbagai jenis gadget teknologi seperti Smartphone, PC dan teknologi terbaru lainnya.

Kategori: Umum

Umum

induk-induk akhlak terpuji dan tercela

KEUTAMAAN IFFAH

Dengan demikian, seorang yang ‘afif adalah orang yang bisa menahan diri dari perkara-perkara yang dihalalkan ataupun diharamkan walaupun jiwanya cenderung kepada perkara tersebut dan menginginkannya. Sebagaimana sabda Rasulullah:.
Artinya; “Apa yang ada padaku dari kebaikan (harta) tidak ada yang aku simpan dari kalian. Sesungguhnya siapa yang menahan diri dari meminta-minta maka Allah akan memelihara dan menjaganya, dan siapa yang menyabarkan dirinya dari meminta-minta maka Allah akan menjadikannya sabar. Dan siapa yang merasa cukup dengan Allah dari meminta kepada selain-Nya maka Allah akan memberikan kecukupan padanya. Tidaklah kalian diberi suatu pemberian yang lebih baik dan lebih luas daripada kesabaran.” (HR. Al-Bukhari dan Muslim).

Agar seorang mukmin memiliki sikap iffah, maka harus melakukan usaha-usaha untuk membimbing jiwanya dengan melakukan dua hal berikut:

1. Memalingkan jiwanya dari ketergantungan kepada makhluk dengan menjaga kehormatan diri sehingga tidak berharap mendapatkan apa yang ada di tangan mereka, hingga ia tidak meminta kepada makhluk, baik secara lisan (lisǎnul maqal) maupun keadaan (lisanul hal).
2. Merasa cukup denganAllah,percaya dengan pencukupan-Nya. Siapa yang bertawakal kepada Allah, pasti Allah akan mencukupinya. Allah itu mengikuti persangkaan baik hamba-Nya. Bila hamba menyangka baik, ia akan beroleh kebaikan. Sebaliknya, bila ia bersangka selain kebaikan, ia pun akan memperoleh apa yang disangkanya.
Untuk mengembangkan sikap ‘iffah ini, maka ada beberapa hal yang harus diperhatikan dan dilakukan oleh seorang muslim untuk menjaga kehormatan diri, di antaranya:

1. Selalu mengendalikan dan membawa diri agar tetap menegakan sunnah Rasulullah,
2. Senantiasa mempertimbangkan teman bergaul dengan teman yang jelas akhlaknya,
3. Selalau mengontroldiridalamurusanmakan, minumdanberpakaian secara Islami,
4. Selalu menjaga kehalalan makanan, minuman dan rizki yang diperolehnya,
5. Menundukkan pandangan mata (ghadul bashar) dan menjaga kemaluannya,
6. Tidak khalwat (berduaan) dengan lelaki atau perempuan yang bukan mahramnya,
7. Senantiasa menjauh diri dari hal-hal yang dapat mengundang fitnah.

’Iffah merupakan akhlak paling tinggi dan dicintai Allah Swt. Oleh sebab itulah sifat ini perlu dilatih sejak anak-anak masih kecil, sehingga memiliki kemampuan dan daya tahan terhadap keinginan- keinginan yang tidak semua harus dituruti karena akan membahayakan saat telah dewasa. Dari sifat ’iffah akan lahir sifat-sifat mulia seperti: sabar, qana’ah, jujur, santun, dan akhlak terpuji lainnya.

Ketika sifat ’iffah ini sudah hilang dari dalam diri seseorang, akan membawa pengaruh buruk dalam diri seseorang, akal sehat akan tertutup oleh nafsu syahwatnya, ia sudah tidak mampu lagi membedakan mana yang benar dan salah, mana baik dan buruk, yang halal dan haram

  1. jurnal tentang iffah
  2. jurnal pengertian aqidah islam pdf
  3. mazhab syafi’i
Umum

jurnal tentang iffah

PENGERTIAN ‘IFFAH

Secara etimologis, ‘iffah adalah bentuk masdar dari affa-ya’iffu- ‘iffah yang berarti menjauhkan diri dari hal-hal yang tidak baik, iffah juga berarti kesucian tubuh. Secara terminologis, iffah adalah memelihara kehormatan diri dari segala hal yang akan merendahkan, merusak dan menjatuhkannya.
Iffah (al-iffah) juga dapat dimaknai sebagai usaha untuk memelihara kesucian diri (al-iffah) adalah menjaga diri dari segala tuduhan, fitnah, dan memelihara kehormatan.

IFFAH DALAM KEHIDUPAN

iffah hendaklah dilakukan setiap waktu agar tetap berada dalam keadaan kesucian. Hal ini dapat dilakukan dimulai memelihara hati (qalbu) untuk tidak membuat rencana dan angan-angan yang buruk. Sedangkan kesucian diri terbagi ke dalam beberapa bagian:

1. Kesucian Panca Indra; (QS. An-Nur [24] : 33)
Dan orang-orang yang tidak mampu kawin hendaklah menjaga kesucian (diri)nya, sehingga Allah memampukan mereka dengan karunia-Nya. (QS. An-Nur [24] : 33)
Kesucian Jasad; (QS. Al-AZzǎb [33] : 59)

Hai Nabi, Katakanlah kepada isteri-isterimu, anak-anak perempuanmu dan isteri-isteri orang mukmin: «Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka». yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak di ganggu. dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. (QS. Al-AZzǎb [33] : 59)

2. Kesucian dari Memakan Harta Orang Lain; (QS. An-Nisa [4] : 6)

Dan ujilah anak yatim itu sampai mereka cukup umur untuk kawin. ke mudian jika menurut pendapatmu mereka telah cerdas (pandai memelihara harta), Maka serahkanlah kepada mereka harta-hartanya. dan janganlah kamu Makan harta anak yatim lebih dari batas kepatutan dan (janganlah kamu) tergesa-gesa (membelanjakannya) sebelum mereka dewasa. barang siapa (di antara pemelihara itu) mampu, Maka hendaklah ia menahan diri (dari memakan harta anak yatim itu) dan Barangsiapa yang miskin, Maka bolehlah ia Makan harta itu menurut yang patut. kemudian apabila kamu menyerahkan harta kepada mereka, Maka hendaklah kamu adakan saksi-saksi (tentang penyerahan itu) bagi mereka. dan cukuplah Allah sebagai Pengawas (atas persaksian itu). (QS. An-Nisǎ’ [4] : 6)

3. Kesucian Lisan
Dengan cara tidak berkata menyakitkan orang tua seperti
firman Allah Swt.
Dan Tuhanmu telah memerintahkan supaya kamu jangan menyembah selain Dia dan hendaklah kamu berbuat baik pada ibu bapakmu dengan sebaik-baiknya. jika salah seorang di antara keduanya atau Kedua-duanya sampai berumur lanjut dalam pemeliharaanmu, Maka sekali-kali janganlah kamu mengatakan kepada keduanya Perkataan «ah» dan janganlah kamu membentak mereka dan ucapkanlah kepada mereka Perkataan yang mulia (QS. Al Isrǎ’ [17] : 23)


Sumber: https://voi.co.id/jasa-penulis-artikel/

Umum

jurnal pengertian aqidah islam pdf

Metode-Metode Peningkatan Kualitas Akidah

Seorang mukmin harus memiliki kualitas akidah yang baik, yaitu akidah yang benar, kokoh dan tangguh. Kualitas akidah tidak hanya diukur dari kemauan seseorang untuk percaya kepada Allah Swt. atau kepada yang lain seperti yang tercantum di dalam rukun iman. Namun lebih jauh dari itu, kepercayaan itu harus bisa dibuktikan dalam praktik kehidupan sehari-hari. Percaya saja tidak cukup, tapi harus diikuti dengan tindakan nyata dalam kehidupan sehari-hari di manapun berada.Seseorang yang beriman kepada Allah Swt. maka ia harus melakukan semua yang diperintahkan Allah Swt. dan menjauhi semua yang dilarang-Nya. Jika ia beriman kepada kitab Allah, maka ia harus melaksanakan
ajaran-ajaran yang ada di dalamnya. Jika ia beriman kepada para rasul Allah, maka ia wajib melaksanakan ajaran yang disampaikan para rasul dengan sebaik-baiknya serta meneladani akhlaknya.
Untuk itu mengingat pentingnya kekuatan akidah itu dimiliki oleh setiap mukmin, maka diperlukan upaya-upaya atau cara-cara yang baik agar bisa meningkatkan keyakinan dan memudahkan menerapkan semua keyakinannya itu di dalam kehidupannya di masyarakat. Sebab kepercayaan atau keyakinan itu bisa tumbuh paling tidak karena tiga hal; yaitu karena meniru orang tua atau masyarakat, karena suatu anggapan dan karena suatu pemikiran (dalil aqli).Di antara cara atau metode yang bisa diterapkan adalah
(1) Melalui pembiasaan dan keteladanan. Pembiasaan dan keteladanan itu bisa dimulai dari keluarga. Di sini peran orang tua sangat penting agar akidah itu bisa tertanam di dalam hati sanubari anggota keluarganya sedini mungkin. Keberhasilan penanaman akidah tidak hanya menjadi tanggungjawab guru saja, tetapi menjadi tanggungjawab semua pihak. Karena itu, semuanya harus terlibat. Selain itu pembiasaan hidup dengan kekuatan akidah itu harus dilakukan secara berulang-ulang (istiqamah), agar menjadi semakin kuat keimanannya.
(2) Melalui pendidikan dan pengajaran
Pendidikan dan pengajaran dapat dilaksanakan baik dalam keluarga, masyarakat atau lembaga pendidikan formal. Pendidikan keimanan ini memerlukan keterlibatan orang lain untuk menanamkan
akidah di dalam hatinya. Penanaman kalimat-kalimat yang baik seperti dua kalimat syahadat dan kalimat lƗ ilaha ill Allah (tiada Tuhan selain Allah) sangat penting untuk menguatkan keimanan seseorang. Pendidikan dan pengajaran menjadi salah satu cara yang tepat dalam menanamkan akidah dan meningkatkan kualitas akidah.Islam mendidik manusia supaya menjadikan akidah dan syariat Allah sebagai rujukan terhadap seluruh perbuatan dan tindakannya. Oleh sebab itu, pendidikan Islam menjadi kewajiban orang tua dan guru di samping menjadi amanat yang harus dipikul oleh satu generasi untuk disampaikan kepada generasi berikutnya, dan dijalankan oleh para pendidik dalam mendidik anak-anak.

Prinsip-Prinsip Akidah Islam

Prinsip-prinsip akidah secara keseluruhan tercakup dalam sejumlah prinsip agama Islam.
Prinsip-prinsip tersebut adalah :
a. Pengakuan dan keyakinan bahwa Allah Swt. adalah Esa. Beriman kepada Allah dan hanya menyembah kepada Allah, dan tidak menyekutukan Allah.
b. Pengakuan bahwa para Nabi telah diangkat dengan sebenarnya oleh Allah Swt. untuk menuntun umatnya. Keyakinan bahwa para Nabi adalah utusan Allah Swt. sangat penting, sebab kepercayaan yang kuat bahwa Nabi itu adalah utusan Allah, mengandung konsekuensi bahwa setiap orang harus meyakini apa yang dibawa oleh para Rasul utusan Allah tersebut berupa kitab suci. Keyakinan akan kebenaran kitab suci menjadikan orang memiliki pedoman dalam menjalani kehidupan di dunia.
c. Kepercayaan akan adanya hari kebangkitan. Keyakinan seperti ini memberikan kesadaran bahwa kehidupan dunia bukanlah akhir dari segalanya. Setiap orang pada hari akhir nanti akan dibangkitkan dan akan dimintai pertanggungjawaban selama hidupnya di dunia.
d. Keyakinan bahwa Allah Swt. adalah Maha Adil. Jika keyakinan seperti ini tertanam di dalam hati, maka akan menumbuhkan keyakinan bahwa apa yang dilakukan akan mendapatkan balasan dari Allah Swt. Orang yang berbuat kebaikan akan mendapatkan balasan yang baik, seberapapun kecilnya kebaikan itu. Sebaliknya perbuatan jelek sekecil apapun akan mendapatkan balasan yang setimpal dari Allah Swt


Sumber: https://pendidikan.co.id/jasa-penulis-artikel/

Umum

mazhab syafi’i

PENGERTIAN MADZHAB

Madzhab adalah istilah dari bahasa Arab, yang berarti jalan yang dilalui dan dilewati, sesuatu yang menjadi tujuan seseorang baik konkrit maupun abstrak. Sesuatu dikatakan mazhab bagi seseorang jika cara atau jalan tersebut menjadi ciri khasnya. Menurut para ulama dan ahli agama Islam, yang dinamakan mazhab adalah metode (manhaj) yang dibentuk setelah melalui pemikiran dan penelitian, kemudian orang yang menjalaninya menjadikannya sebagai pedoman yang jelas batasan-batasannya, bagian-bagiannya, dibangun di atas prinsip-prinsip dan kaidah-kaidah.
Mazhab menurut ulama fiqih, adalah sebuah metodologi fiqih khusus yang dijalani oleh seorang ahli fiqih mujtahid, yang berbeda dengan ahli fiqih lain, yang menghantarkannya memilih sejumlah hukum dalam kawasan ilmu furu’. Ini adalah pengertian mazhab secara umum, bukan suatu mazhab khusus.[1]

C. SEBAB MUNCULNYA MADZHAB

Penyebab munculnya madzhab yaitu :
1. Telah meninggalnya Rasulullah SAW dan banyak perbedaan argumentasi mengenai penyelesaian masalah-masalah baru.
2. Meluasnya daerah kekuasaan Islam, mencakup wilayah-wilayah di Semenanjung Arab, Irak, Mesir, Syam, Persia, dan lain-lain.
3. Pergaulan bangsa Muslimin dengan bangsa yang ditaklukkannya, mereka berbaur dengan budaya, adat-istiadat, serta tradisi bangsa tersebut.
4. Akibat jauhnya Negara-negara yang ditaklukkan dari pemerintahan Islam, membuat para Gubernur, Qadi (hakim) dan para Ulama harus melakukan ijtihad guna memberikan jawaban terhadap permasalahan dan masalah-masalah baru yang dihadapi.

D. SEJARAH SINGKAT EMPAT MADZHAB
1. Imam Hanafi
Imam Hanafi adalah seorang imam yang agung, yang memiliki nama lengkap Abu Hanifah An-Nu’man Bin Tsabit Bin Zuutha At-Taimiy Al-Kufiy. Beliau lahir di kota Kuffah pada tahun 80H/699M dan beliau wafat di Baghdad pada tahun 150H/767M. Beliau di gelari Abu Hanifah (suci dan lurus) karena kesungguhannya dalam beribadah sejak kecil. Gelar ini merupakan berkah do’a dari doa Ali bin Abi Thalib yang mendoakan bahwa kelak keturunan Tsabit akan menjadi orang yang utama di zamanya. Terbukti dengan lahirnya Imam Hanafi. Beliau memperdalam ilmunya dalam belajar Al-Qur’an, aktif mempelajari ilmu fiqh, dan mempelajari hadits. Imam Hanafi dikenal sangat dalam ilmunya, ahli zuhud, sangat tawadhu dan sangat teguh memegang ajaran agama. Beliau tidak tertarik akan jabatan rezmi kenegaraan. Imam Hanafi meinggal saat umur 70 tahun yang bertepatan dengan lahirnya Imam Syafi’i. Dan dimakamkan dipemakaman Khirza. Didirikanlah sekolah yang diberi nama Jami’ Abu Hanifah.

  1. orientasi filosofis psikologi tasawuf
  2. perbedaan jiwa dan diri
  3. Metode Harga Pokok Produksi
Umum

orientasi filosofis psikologi tasawuf

Hubungan Psikologi dan Tasawuf

Psikologi agama mempelajari tingkah laku manusia dalam hubungannya dengan pengaruh keyakinan terhadap agama yang dianutnya dalam penelaahan kajian empiris. Dalam hubungan ini, ternyata agama terbukti mempunyai peranan penting dalam perawatan jiwa. Oleh karenanya metode yang digunakan dalam penelitian Ilmu Jiwa agama tidak berbeda dengan metode ilmiyah yang dipakai oleh cabang-cabang Ilmu Jiwa agama.
Ketika seseorang dalam prilaku kehidupan keberagamaannya baik dan sesuai dengan ketentuan nilai-nilai Ilahiyah, maka ada kemungkinan dalam tingkat spiritual keagamaannya tinggi. Inilah hasil dari implementasi dan aplikasi ke-tasawufannya. Dalam hal ini kejiwaan seseorang berpengaruh besar dalam kehidupan spiritual dan tingkah laku dalam pergaulannya. Berarti antara kesufian dan psikologi agama sangat berkaitan. Dan bukan hal yang tidak mungkin para sufi adalah pakar ilmu jiwa sekaligus dokter jiwa. Hubungan ini tentunya dalam implementasi ilmu jiwa yang dimaksud adalah sentuhan-sentuhan rohani keislaman.

Para sufi menekankan unsur kejiwaan dalam konsepsi tentang manusia

yang mengarah dalam inti kehidupan manusia pada unsur spiritual atau kejiwaannya. Dalam pandangan sufi juga disebutkan, bahwa akhlak dan sifat seseorang bergantung pada jenis jiwa yang berkuasa atas dirinya. Jika yang berkuasa dalam tubuhnya adalah nafsunafsu hewani atau nabati, maka yang akan tampil dalam prilakunya adalah prilaku hewani atau nabati pula. Sebaliknya, jika yang berkuasa adalah nafsu insani, maka yang akan tampil dalam prilakunya adalah prilaku insani.
Memang harus diakui, jiwa manusia terkadang sakit. Dalam hal ini, seseorang tidak akan sehat jiwanya secara sempurna kalau tidak melakukan perjalanan menuju Allah dengan benar. Jiwa manusia juga membutuhkan prilaku (moral) yang luhur sebab kebahagiaan tidak akan dapat diraih tanpa akhlak yang luhur, juga tidak dapat memilikinya tanpa melakukan perjalanan menuju Allah. Dalam kaitan ini berarti sangat diperlukan latihan-latihan kejiwaan dalam bentuk riyadhoh dan mujahadah menuju spiritual yang maksimal.
Oleh karena itu dapat ditarik kesimpulan, bahwa seseorang yang dekat dengan Tuhannya maka dia akan mendapatkan ketenangan dan ketentraman. Sehingga akan berpengaruh pada sikap dan tindaktanduknya dalam kehidupan. Prilaku kehidupan keagamaan seseorang itu dipengaruhi dari jiwanya yang mengarah pada kebaikan atau keburukan. Dengan demikian sangat jelaslah keterkaitan tasawuf dengan psikologi agama (Ilmu Jiwa Agama).[3]


Sumber: https://www.dosenpendidikan.co.id/jasa-penulis-artikel/

Umum

perbedaan jiwa dan diri

Pengertian Psikologi dan Tasawuf

a. Pengertian Psikologi

Kata “psikologi” berasal dari kata Yunani psyche dan logos. Psyche berarti nafas, karena itu hidup (dikaitkan atau dicirikan dengan nafas), asas yang menghidupkan dalam diri manusia serta makhluk hidup lainnya, sumber segala aktifitas hidup, jiwa atau ruh atau asas yang menghidupkan dalam keseluruhan alam semesta, ruh dunia. Sedangkan logos berarti kata atau bentuk yang menampakkan asas itu. Dalam teologi, logos berarti firman Tuhan. Jadi psikologi mulanya berarti kata atau bentuk yang mengungkapkan asas kehidupan, jiwa atau ruh.
Menurut Frank J. Bruno pengertian psikologi terbagi menjadi tiga artian, yang pertama psikologi adalah studi (penyelidikan) mengenai ruh. Yang kedua psikologi adalah ilmu pengetahuan mengenai kehidupan mental. Yang ketiga psikologi adalah ilmu pengetahuan yang mengenai tingkah laku organisme.
Menurut Chaplin psikologi adalah ilmu pengetahuan mengenai tingkah laku manusia dan hewan, studi mengenai organisme dalam segala variasi dan kerumitannya ketika mereaksi arus dan perubahan alam sekitar dan peristiwa-peristiwa kemasyarakatan (sosial) yang merubah lingkungan.[1]
b. Pengertian Tasawuf
Istilah tasawuf berasal dari bahasa Arab dari kata ”tashowwafa– yatashowwafu-tashowwuf” mengandung makna (menjadi) berbulu yang banyak, yakni menjadi seorang sufi atau menyerupainya dengan ciri khas pakaiannya terbuat dari bulu domba/wol (suuf), walaupun pada prakteknya tidak semua ahli sufi pakaiannya menggunakan wol. Menurut sebagian pendapat menyatakan bahwa para sufi diberi nama sufi karena kesucian (shafa) hati mereka dan kebersihan tindakan mereka. Di sisi yang lain menyebutkan bahwa seseorang disebut sufi karena mereka berada dibaris terdepan (shaff) di hadapan Allah, melalui pengangkatan keinginan mereka kepada-Nya. Bahkan ada juga yang mengambil dari istilahash-hab al-Shuffah, yaitu para shahabat Nabi SAW yang tinggal di kamar/serambi-serambi masjid (mereka meninggalkan dunia dan rumah mereka untuk berkonsentrasi beribadah dan dekat dengan Rasulullah SAW).
Pada intinya tasawuf merupakan suatu usaha dan upaya dalam rangka mensucikan diri (tazkiyatunnafs) dengan cara menjauhkan dari pengaruh kehidupan dunia yang meyebabkan lalai dari Allah SWT untuk kemudian memusatkan perhatiannya hanya ditujukan kepada Allah SWT. Menurut Syaikh Muhammad Amin al-Kurdi bahwa tasawuf adalah ilmu yang menerangkan tentang keadaan-keadaan jiwa (nafs) yang dengannya diketahui hal-ihwal kebaikan dan keburukan jiwa, cara membersihkannya dari (sifat-sifat) yang buruk dan mengisinya dengan sifat-sifat yang terpuji, cara melakukan suluk, jalan menuju Allah, dan meninggalkan (larangan-larangan) Allah menuju (perintahperintah) Allah SWT.[2]


Sumber: https://www.gurupendidikan.co.id/jasa-penulis-artikel/

Umum

perdagangan bebas indonesia-china

Hubungan Dagang Indonesia dengan Cina

Pada masa dulu Indonesia sudah terkenal kemampuannya dalam pelayaran ke berbagai negara dengan kapal yang besar. Pelayaran-pelayaran tersebut juga termasuk dalam pelayaran niaga. Karena pada masa itu jalur air merupakan jalur yang hampir semua negara melakukannya. Entah untuk berkunjung ke negara lain atau ekspedisi niaga maupun kerja sama. Pada awalnya Cina lebih memilih bekerja sama niaga dengan Asia Barat dibanding Asia Tenggara, karena Asia Tenggara dianggap jauh dari peradaban Cina yaitu di Cina bagian Utara dan Asia Barat lebih berpotensial. Asia Barat yang mereka pilih waktu itu adalah wilayah India, dan Asia Tenggara nya yaitu Indonesia.
Pada awal abad IV M Cina Selatan melarikan diri ke Cina Utara karena mendapat seragan dari suku-suku dari Asia Tengah. Hal ini menjadikan para bangsawan Cinta Utara mendirikan dinasti-dinasti Cina Selatan yang mendorong pertumbuhan maritim di Asia Barat ke Cina Selatan melalui kepulauan Indonesia. Peranan hasil Asia Tenggara, termasuk kepulauan Indonesia dalam perdagangan Cina, turut berkembang bersama dengan perkembangan maritim antara Asia Barat dan Cina. Meskipun perluasan kekuasaan Cina di Tongkin sudah menanamkan kekuasaan yang tetap di Asia Tenggara, tapi mereka masih sebatas kepentingan kepada Tongkin semata.

Uraian tertua dalam sumber Cina mengenai Asia Tenggara

menjelaskan tentang suatu jalan perdagangan daerah Cina melalui Funan, dan Semenanjung Tanah Melayu, dan berakhir di Samudra India.
Menurut Wolters, bukti pelayaran niaga antara Indonesia dan Cina berawal pada adad V M. Keadaan pelayaran itu dapat disimpulkan dari perjalanan dua orang pendeta agama Budha, yaitu Fa Hsien dan Gunavarman. Perjalanan Gunavarman adalah sebuah contoh lain tentang pelayaran langsung dari Indonesia ke Cina. Gunavarman bertolak dari She-p’o yaitu pulau Jawa yang mulanya berencana untuk singgah, namun diputuskan untuk berlayar kembali langsung ke Cina karena cuaca yang mendukung. Contoh lain yaitu pada tahun 449, Kaisar Wen Ti (424-453) mengirimkan kapal untuk menjemput Gunavarman di She-p’o.
Kemudian ada sebuah berita yang pasti mengenai pelayaran orang Indonesia ke cina adalah berita mengenai datangnya utusan dari Ho-Lo-Tan, sebuah negeri di She-p’o (pulau Jawa) yang datang pada bulan keempat tahun 430. Ia membawa kain dari India dan Gandhara.


baca juga:

  1. sebutkan saluran islamisasi di nusantara
  2. faktor keberhasilan islam di indonesia
  3. Bahaya Asap Kendaraan Bermotor
  4. Komposisi Dan Perilaku Gas Buang Kendaraan Bermotor
Umum

sebutkan saluran islamisasi di nusantara

HUBUNGAN DAGANG INDONESIA DENGAN INDIA

Hubungan Dagang Indonesia dengan India dan Cina

Letak Geografis kepulauan Indonesia terletak antara benua Asia dan Australia sering diumpamakan sebagai sebuah jembatan diantara kedua benua tersebut. Kemudian, ada yang mengatakan juga sebagai pemisah antara dua benua yang terlihat kembar. Penduduk Indonesia sejak zaman prasejarah terkenal sebagai bangsa yang pandai dalam mengarungi lautan lepas. Oleh karena itu, letak geografis Indonesia tidak menjadi hambatan bagi penduduk Indonesia. Namun, dari faktor inilah hubungan perdangan terwujud. Bagi penduduk Indonesia, hubungan antara daerah pedalaman lebih sulit dibandingkan dengan antar pulau. Berdasarkan faktor inilah Indonesia berada dalam jalur perdagangan “Internasional” yang sangat besar pengaruhnya.
Dalam abad ke-7, yaitu zaman Dinasti Tang, agama Budha telah menjadi agama resmi negara. Menurut catatan penulis Yunani, pada awal tarikh Masehi orang-orang India telah bertolak dari pelabuhan di India Selatan dan berlayar di negeri perak dan ke negeri emas serta ke jabadiou. Yang dimaksud adalah Suwarnadwipa (Sumatra) dan Jawadwipa (Pulau Jawa). Jadi, pada permulaan tarikh Masehi, telah terjadi kontak dan hubungan dengan India baik dalam bidang perdagangan dengan orang-orang India yang beragama Buddha maupun Hindu.[1]
India yang terkenal dengan barang dari gading, tenunan halus, dan barang ukiran mengalami hubungan dagang yang pesat dengan Cina sebagai penghasil sutra dan barang porselen. Dimulai dari jalur laut sebagai hubungan perdagangannya, dari sini Indonesia terlibat ke dalam hubungan perdagangan tersebut. Indonesia yang kaya akan rempah-rempah, kayu cendana, emas, dan perak telah menjadi daya tarik bagi India dan Cina untuk melakukan hubungan perdagangan.
B. Hubungan Dagang Indonesia dengan India
Pada awal abad I Masehi, India memperluas daerah-daerah perdagangannya kearah timur yang dulu dikenal dengan daerah Asia Tenggara.
Indonesia merupakan bagian dari kesatuan wilayah Asia Tenggara yang sudah lama dikenal oleh penduduk teluk Benggala (teluk yang terletak di bagian timur laut Lautan Hindia Teluk sebelah barat Semenanjung Malaya dan timur India).
Perluasan perdagangan ke arah Timur disebabkan karena diketahuinya angin musim yang baik untuk berlayar menyeberangi Samudera India ke Timur dan sebaliknya.


Sumber: https://scorpionchildofficial.com/

Umum

faktor keberhasilan islam di indonesia

Faktor pendukung masuknya Islam ke Indonesia

Sebagaimana yang telah dijelaskan pada bab sebelumnya islam masuk di Indonesia dibawa oleh pedagang asing yang singgah di Indonesia sehingga bisa disimpulkan masuknya islam di Indonesia dilakukan dengan cara damai atau tanpa ada penumpahan darah.

Menurut uka tjandrasasmita masuknya islam di Indonesia dilakukan enam saluran yaitu:

1. Saluran perdagangan
Masuknya pedagang-pedagang asing dikepulauan Indonesia seperti arab. Cina, Persia dan India merupakan awal mula masuknya islam di Indonesia yaitu bermula dari bermukimnya para pedagang asing di pesisir jawa yang penduduknya masih kafir. Hingga akhirnya mereka mampu mendirikan masjid-masjid dan pemukiman-pemukiman muslim.
2. Saluran perkawinan
Dilihat dari sudut ekonomi, para pedagang muslim memiliki status sosial lebih baik dari pada pribumi Indonesia sendiri, sehingga tidak sedikit penduduk pribumi yang tertarik denan para pedagang muslim tersebut khususnya putri-putri raja dan bangsawan. Proses islamisasi ini dilakukan sebem adanya pernikahan yang kemudian dilanjutkan dengan proses pernikahan sampai pada akhirnya mereka mempunyai keturunan dan mampu membuat daerah-daerah atau bahkan kerajaan-kerajaan islam.
Jalur perkawinan ini lebih menguntungkan apabila terjadi antara saudagar muslim dengan anak bangsawan atau anak raja dan adipati, karena bangsawan, raja, dan adipati dapat mempercepat proses masuknya islam di Indonesia.
Demikianlah yang terjadi antara raden rahmat atau sunan ampel dengan nyai manila. Sunan gunung jati dengan putrid kaunganten. Brawijaya dengan putri campa yang menurunkan raden fatah ( raja pertama demak ).

3. Saluran tasawuf
Pengajar-pengajar tasawauf atau para sufi, mengajarkan teosofi yangb bercampur dengan ajaran yang sudah dikenal luas oleh masyarakat Indonesia. Mereka mempunyai kemampuan dan kekuatan-kekuatan menyembuhkan. Diantara mereka ada juga yang mengawini putri-putri bangsawan setempat . dengan ilmu tasawufnya mereka mengajarkan islam kepada pribumi yang mempunyai persamaan dengan alam pikiran mereka yangb se4belumnya menganut agama hindu, sehingga agama baru itu mudah dimenerti dan di terima. Diantara ahli-ahli tasawuf yang memberikan ajaran yang mengandung persamaan dengan alam pikiran Indonesia pra islam itu adalah Hamzah Fansuri di aceh, syeh lemah abang, dan sunan panggung di jawa. Ajaran mistik seperti ini masih berkembang di Indonesia di abad ke-19 M bahkan di abad ke-20 M ini.
4. Saluran pendidikan
Islamisasi juga dilakukan melalui pendidikan, baik pesantren maupun pondok yang diselenggaakan oleh guru-guru agama, kiai-kiai, dan ulama-ulama. Di pesantren atau pondok itu, calon ulama, guru agama, dam kiai mendapat pendidikan agama. Setelah kelua dari pesantren, mereka pulang ke kampung masing-masing kemudian mereka berdakwah ketempat tertentu mengajarkan islam. Misalnya, pesantren yang didirikan oleh raden rahmat di Ampel Denta Surabaya dan sunan giri di giri. Keluaran pesantren giri ini banyak yang di undang ke maluku untuk mengajarkan agama islam.
5. Saluran kesenian
Saluran islamisasi melalui kesenian yang paling terkenal adalah pertunjukan wayang. Dikatakan, sunan kalijaga adalah tokoh yang paling mahir dalam mementaskan wayang. Dia tidak pernah meminta upah pertunjukan, tetapi ia meminta para penonton untuk mengikutinya mengucapkan kalimat syahadat. Sebagian besar cerita wayang masih dipetik dari cerita mahabarata dan Ramayana, tetapi di dalam cerita itu disisipkan ajaran dan nama-nama pahlawan islam. Kesenian-kesenian lain juga dijadikan alat islamisasi, seperti sastra ( hikayat, babad, dan sebagainya ), seni bangunan dan seni ukir.

6. Saluran politik
Di maluku dan sulawesi selatan, kebanyakan rakyat masuk islam setelah rajanya memeluk islam terlebih dahulu. Pengaruh politik raja sangat membantu tersebarnya islam didaerah ini. Di samping itu, baik di sumatera dan jawa maupun di Indonesia bagian timur, demi kepentingan politik, kerajaan-kerajaan islam memerangi kerajaan-kerajaan non-islam. Kemenangan kerajaan islam secara politis banyak menarik penduduk kerajaan bukan islam itu masuk islam.


Sumber: https://swatproject.org/

Umum

Desain Ruang Tamu Keluarga

Desain Ruang Tamu Keluarga

Desain interior ruang tamu industrial yang berani dan maskulin merupakan bagian dari pengembangan gaya desain interior yang mengedepankan dan menghasilkan kreasi bentuk, konfigurasi dan komposisi dari garis atau warna, garis dan warna, atau perpaduannya.

Bentuk tiga atau dua dimensi pada interior ruang tamu industri menciptakan kesan estetika yang sangat ekspresif. Gaya desain interior menggunakan warna solid yang menciptakan perasaan unik pada ruangan.

Kafe, coworking space, dan beberapa ruang publik di perkotaan cenderung memilih gaya desain interior industrial saat ini. Ini adalah pilihan dari awal desain dan konstruksi eksterior interior sejak awal.

Namun jika rumah atau huniannya kecil, penggunaan dan pemilihan desain interior industri tentu sarat risiko. Konsekuensi langsung dari hal ini adalah perubahan beberapa elemen desain internal yang seharusnya menjadi desain aslinya.

Atap terbuka, dinding ekspos, dan lantai ekspos merupakan elemen atau faktor yang menjadi ciri khas gaya desain interior ruang industri. Begitu pula dengan furniture atau furniture yang digunakan biasanya tidak memiliki finishing cat dan lebih menonjolkan warna aslinya.

Desain interior ruang tamu industri dan barang daur ulang

Dalam beberapa situasi, desain interior ruang tamu industri menunjukkan penggunaan furnitur daur ulang. Furnitur daur ulang ini memang sangat umum pada desain interior industri.

Begitu juga dengan pilihan furnitur berbahan kayu, tanpa cat dan hanya bergaya politik. Sedangkan furnitur berbahan besi, aluminium atau stainless steel juga memiliki tren serupa. Bentuk dan tampilan tetap dipertahankan dari bahan aslinya.

Desain interior ruang tamu industrial memang memberikan visualisasi yang sangat menarik. Macho, kesan maskulin dengan bakat artistik yang kuat bisa memberikan kenyamanan dan menciptakan suasana yang sama sekali berbeda dari yang biasa kita lihat pada gaya desain interior lainnya.