Koruptorindonesia.co.id Situs teknologi online terlengkap yang membahas berbagai jenis gadget teknologi seperti Smartphone, PC dan teknologi terbaru lainnya.

Koruptorindonesia.co.id Situs teknologi online terlengkap yang membahas berbagai jenis gadget teknologi seperti Smartphone, PC dan teknologi terbaru lainnya.

Perikanan

 Batuan Beku

 Batuan Beku

Batuan beku adalah batuan yang terbentuk karena adanya pembekuan material di dalam perut bumi (magma) dan di luar pemukaan bumi (lava). Tercampur dengan material lain yang keluar bersamaan dengan material yang keluar dari perut bumi. Proses pembekuan suatu batuan beku diawali dengan membekunya magma atau lava, kemudian materi yang sudah membeku tadi mengalami transportasi batuan, itulah yang mempengaruhi bentuk-bentuk dan jenis-jenis batuan beku.

Pada saat penurunan suhu akan melewati tahapan perubahan fase cair ke padat. Apabila pada saat itu terdapat cukup energi pembentukan kristal maka akan terbentuk kristal-kristal mineral berukuran besar, sedangkan bila energi pembentukan rendah akan terbentuk kristal yang berukuran halus. Bila pendinginan berlangsung sangat cepat maka kristal tidak akan terbentuk dan cairan magma membeku menjadi gelas. Pada saat magma mengalami penurunan suhu akibat perjalanan ke permukaan bumi, maka mineral-mineral akan terbentuk. Peristiwa tersebut dikenal dengan peristiwa penghabluran. Berdasarkan penghabluran mineral-mineral silikat (magma) oleh N.L. Bowen disusun suatu seri yang dikenal dengan Bowen’s Reaction Series dan dalam mengidentifikasi batuan beku, sangat perlu sekali mengetahui  karakteristik batuan beku yang meliputi sifat fisik dan komposisi mineral batuan beku.

Berdasarkan komposisi mineralnya batuan beku terbagi atas tiga jenis yaitu batuan beku asam mempunyai warna cerah, batuan beku intermediate berwarna abu-abu dan batuan beku basa berwarna gelap.

Struktur batuan beku umumnya dapat dilihat di lapangan saja dan hanya beberapa saja yang dapat dilihat dalam hand specimen sample antara lain masif yaitu tidak menunjukan adanya lubang-lubang atau struktur aliran. Vesikuler menunjukkan berlubang-lubang yang disebabkan oleh keluarnya gas pada waktu pembekuan magma, arah lubang-lubang itu teratur. Skoria adalah berlubang-lubang besar tapi arah tidak teratur. Xenolitis adalah struktur yang memperlihatkan adannya fragmen atau pemecahan batuan lain yang masuk dalam batuan yang mengintruksi.

Tekstur adalah hubungan antara mineral-mineral dengan massa gelas yang membentuk massa dasar dari batuan.

Untuk menentukan komposisi mineral kita cukup menggunakan indeks warna dari bentuk kristal, sebagai dasar penentuan mineral penyusun batuan. Atas dasar warna mineral sebagai penyusun batuan beku dapat dikelompokan menjadi dua yaitu mineral felsik adalah yaitu yang berwarna cerah terutama  kwarsa, feldsparfeldspatoid dan muscovite dan mineral mafik yaitu yang berwarna gelap terutama biotik, piroksen, amphibol dan olivine.

Batuan beku atau batuan igneus (dari Bahasa Latinignis, “api”) adalah jenis batuan yang terbentuk dari magma yang mendingin dan mengeras, dengan atau tanpa proses kristalisasi, baik di bawah permukaan sebagai batuan intrusif (plutonik) maupun di atas permukaan sebagai batuan ekstrusif (vulkanik). Magma ini dapat berasal dari batuan setengah cair ataupun batuan yang sudah ada, baik di mantel ataupun kerak bumi. Umumnya, proses pelelehan terjadi oleh salah satu dari proses-proses berikut: kenaikan temperatur, penurunan tekanan atau perubahan komposisi. Lebih dari 700 tipe batuan beku telah berhasil dideskripsikan, sebagian besar terbentuk di bawah permukaan kerak bumi.

 

Sumber :

https://fgth.uk/

Categories:
Perikanan
You Might Also Like