SHU Koperasi Pemasaran

SHU Koperasi Pemasaran

Dalam koperasi pemasaran, partisipasi bruto anggota adalah harga jual produk koperasi ke pasar. Hasil penjualan produk koperasi tersebut ke pasar pada dasarnya adalah menjadi milik anggota karena partisipasi bruto anggota koperasi merupakan pendapatan koperasi, maka dapat diijabarkan sebagai berikut :

PK = Hjk. Qjk

PK Merupakan pendapatan koperasi = partisipasi bruto

Hjk Merupakan : harga jual produk koperasi persatuan ke pasar

Qjk Merupakan : kuantitas produk jual koperasi ke pasar

Hasil usaha kotor adalah partisipasi netto anggota yang digunakan oleh anggota koperasi untuk menutupi pelayanan dan biaya operasional koperasi. Biaya pelayanan meliputi antara lain : biaya – biaya yang langsung berhubungan dengan kegiatan pemasaran yang dilakukan oleh koperasi, misalnya biaya distribusi dan transportasi, gaji dan upah, penyusutan, pemeliharaan aktifa tetap, dsb. Biaya operasional koperasi antara lain meliputi : biaya – biaya yang berhubungan dengan pelaksanaan fungsi organisasi koperasi, misalnya biaya untuk keperluan melaksanakan rapat anggota, biaya pendidikan dan pembinaan, dll.

  1. SHU Koperasi Pembelian

Menghitung SHU koperasi pembelian dapat dilakukan sebagai berikut:

Hasil penjualan koperasi adalah  = partisipasi bruto anggota dan sama dengan pendapatan koperasi dari nilai belanja yang dilakukan oleh anggota kepada koperasi. Perhitungannya sebagai berikut :

PK = Hjka. Kba

Hjka, adalah merupakan harga persatuan barang yang dibeli oleh anggota dari koperasi.

Kba, adalah kuantitas belanja yang dilakukan oleh anggota kepada koperasi.

Untuk menghitung partisipasi netto atau hasil usaha kotor, hasil usaha dengan anggota dan laba usaha dari bukan anggota sama seperti penjelasan yang diberikan kepada koperasi pemasaran diatas.

sumber :

https://nashatakram.net/layanan-otomotif-seva-id/