Mendikbud: Membentuk Revolusi Mental Melalui Pendidikan Karakter

Mendikbud Membentuk Revolusi Mental Melalui Pendidikan Karakter

Mendikbud: Membentuk Revolusi Mental Melalui Pendidikan Karakter

Mendikbud Membentuk Revolusi Mental Melalui Pendidikan Karakter
Mendikbud Membentuk Revolusi Mental Melalui Pendidikan Karakter

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy menyampaikan satu kata kunci dari pendidikan di Indonesia seperti pesan Presiden Joko Widodo yakni, pentingnya revolusi mental melalui revolusi karakter, revolusi budi pekerti, atau revolusi akhlak.

Mendikbud mengatakan peran guru dapat memulai revolusi mental siswa dalam proses belajar

di lingkungan sekolah. Tiga hal yang harus dipegang untuk mengukur profesionalitas guru yakni keahlian, tanggungjawab sosial dan rasa kesejawatan yang harus dibangun dalam revolusi mental. “Guru-guru harus saling bekerja sama untuk membangun anak-anak yang sesuai dengan tujuan pendidikan dan karakter,” ujar Mendikbud.

Sebagai salah satu elemen dalam pendidikan, guru tetap maupun tidak tetap diberikan kebijakan baru mengenai jam kerja. “Pendidikan karakter bukan sekedar program kerja, bukan sekedar ide baru dari menteri, namun betul-betul visi dari Presiden, yang diharapkan mampu meningkatkan seluruh elemen masyarakat terutama elemen dalam sektor pendidikan,” tutur Mendikbud.

Mendikbud juga menambahkan, kunci strategis dari tercapainya pendidikan karakter

adalah elemen-elemen yang berada dalam sektor pendidikan. “Sabtu dan Minggu menjadi hari keluarga. Guru-guru juga ikut libur, sedangkan Senin sampai Jumat memang terjadi perubahan, sekolah berlangsung menjadi delapan jam di sekolah. Itu minimum,” katanya.

Perubahan mengenai jam kerja bagi guru-guru ini dilakukan untuk mengganti aturan 24 jam tatap muka. 24 jam tatap muka ini dianggap menimbulkan banyak permasalahan di sekolah-sekolah seperti kosongnya sekolah saat jam kerja. Mendikbud juga melarang guru-guru untuk membawa pekerjaan pulang ke rumah.

Kepada para Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan di tingkat Kabupaten/Kota

, Mendikbud berpesan agar pemerintah daerah mengambil peran yang aktif, kreatif, dan inovatif untuk menyusun aktivitas pendidikan dengan melibatkan kebudayaan lokal di daerah masing-masing. (Kemendikbud/Inan)

 

Sumber :

https://appliedanimalbehaviour.com/