Perpustakaan Masa Kini Tak Lagi Harus Dikunjungi tapi Mengunjungi

Perpustakaan Masa Kini Tak Lagi Harus Dikunjungi tapi Mengunjungi

Perpustakaan Masa Kini Tak Lagi Harus Dikunjungi tapi Mengunjungi

Perpustakaan Masa Kini Tak Lagi Harus Dikunjungi tapi Mengunjungi
Perpustakaan Masa Kini Tak Lagi Harus Dikunjungi tapi Mengunjungi

Kepala Perpustakaan Nasional (Perpusnas) Muhammad Syarif Bando

mengatakan perpustakaan tidak lagi harus dikunjungi tetapi mengunjungi. “Perpustakaan juga harus melakukan pendampingan sehingga terjadi proses transfer knowledge,” ujar Syarif Bando.

Syarif Bando sendiri mengatakan itu saat menjadi narasumber Seminar Membangun Budaya Literasi Melalui Transformasi Layanan Berbasis Inklusi Sosial dan Pengukuhan Bunda Literasi Kabupaten Pamekasan, Kamis (17/10).

Apa yang diutarakan Syarif Bunda memang sesuai dengan era saat ini,

yakni menuntut perpustakaan untuk mampu me-manage knowledge. Adapun terkait industri 4.0, Kepala Perpusnas Syarif Bando mengatakan kemampuan membaca sangat diperlukan untuk mengembangkan kemampuan leadership, kolaborasi, inovasi, dan kreativitas.

Untuk itu, Syarif Bando meminta masyarakat agar bisa memanfaatkan kecanggihan teknologi dengan membaca.
“Di handphone pun pengetahuan bisa diperoleh jika pintar menggunakan. Karena buku digital bisa mudah diperoleh lewat handphone,” ucap Kepala Perpusnas.

Terkait literasi, Kepala Perpusnas menekankan literasi bukan sekedar tahu huruf,

bisa mengeja, dan menyusun kata demi kata menjadi kalimat. Melainkan harus mampu menghasilkan ide atau gagasan baru. Maka dari itu, ia berharap semua elemen, termasuk legislatif maupun eksekutif harus berjuang dan bersinergi.

Senada dengan hal tersebut, Wakil Bupati Pamekasan Raja’e yang juga hadir dalam seminar tersebut menegaskan kemampuan membaca harus dimiliki setiap bangsa yang sedang berkembang. “Tanpa pengetahuan mustahil tercipta peradaban,” ucap Raja’e.

 

Sumber :

https://t.me/belajarngeblogbareng/18