Hari Pertama UTBK Unair, Sempat Terkendala Server

Hari Pertama UTBK Unair, Sempat Terkendala Server

Hari Pertama UTBK Unair, Sempat Terkendala Server

Hari Pertama UTBK Unair, Sempat Terkendala Server
Hari Pertama UTBK Unair, Sempat Terkendala Server

Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) sebagai syarat mengikuti Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri

(SBMPTN) secara serentak dilaksanakan perdana, Sabtu (13/4/2019). Seluruh panitia telah memastikan bahwa pelaksanaan UTBK hari pertama tersebut berjalan dengan baik, lancar dan aman.

Ketua UTBK Unair (Universitas Airlangga) Junaidi Khotib, Ph.D., bersama tim juga melakukan peninjauan ke tempat-tempat yang digunakan UTBK. Usai melakukan peninjauan, Junaidi didampingi jajaran tim UTBK memberikan beberapa laporan kepada awak media.

“Alhamdulillah kalau kita lihat dan pantau bersama-sama, UTBK hari pertama ini bisa berjalan dengan baik.

Tentu, hal ini tidak bisa lepas dari kerja sama teman-teman yang di lapangan dan juga mereka yang bertugas menyiapkan pelaksanaan UTBK ini sejak jauh-jauh hari,” ujar Junaidi.
Baca Juga:

Kedokteran Jadi Favorit di Universitas Jember
Hal-hal yang Harus Diperhatikan Setelah SNMPTN

Seluruh ruang yang tersedia baik di Unair maupun empat kampus mitra seperti UMS, Untag, Unitomo, maupun STIESIA bisa digunakan dengan baik. Hanya saja, untuk di Unair, dari 38 ruang yang tersedia ada 4 ruang terjadi kendala teknis, tapi semua itu bisa cepat teratasi saat ujian belum berlangusng.

“Kendalanya tadi ada pada sistem jaringan yang konektifitas naik turun. Kami tidak ingin kalau konektifitas

jaringan yang tidak stabil bisa mengganggu peserta saat menjalankan ujian. Dari kendala itu, ujian sempat tertunda. Ingat tertunda, bukan terhenti, jadi peserta ujian belum mulai melaksanakan UTBK,” tambahnya.

Dari ruang yang konektifitas jaringan yang tidak stabil itu, pihak panitia memindahkan semua peserta beserta pengawas dan tim IT ke ruang yang sudah dicadangkan. Ruangnya juga tidak jauh dari tempat semula. Sebagai informasi tambahan, dalam satu kelas, peserta bisa bercampur antara kelompok sosial humaniora (soshum) maupun sains dan teknologi (saintek).

 

Sumber :

https://justpaste.it/weddinginvitation