Lebih dari 500 Penulis dari 9 Negara Hadiri Konferensi Internasional PKSPL IPB

Lebih dari 500 Penulis dari 9 Negara Hadiri Konferensi Internasional PKSPL IPB

Lebih dari 500 Penulis dari 9 Negara Hadiri Konferensi Internasional PKSPL IPB

Lebih dari 500 Penulis dari 9 Negara Hadiri Konferensi Internasional PKSPL IPB
Lebih dari 500 Penulis dari 9 Negara Hadiri Konferensi Internasional PKSPL IPB

Pusat Kajian Sumberdaya Pesisir dan Lautan (PKSPL) Lembaga Penelitian

dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM), Institut Pertanian Bogor (IPB), menjadi tuan rumah dari The 2nd International Conference on Integrated Coastal Management (ICM) and Marine Biotechnology : Emphasizing on ICM Practices and Applications.

Acara ini digelar di IPB International Convention Center, Kampus IPB Baranangsiang, Bogor 23-24 Oktober 2018. Konferensi ini melibatkan 544 penulis dari Indonesia, Jerman, Malaysia, Australia, Amerika Serikat, Perancis, Korea Selatan, Thailand, Filipina dalam 125 abstrak atau presentasi.

Wakil Rektor bidang Kerjasama dan Sistem Informasi IPB, Prof. Dodik R. Nurrochmat

menyampaikan bahwa sejak 1990-an, IPB melalui PKSPL telah mengembangkan teknik dan metode yang memiliki peran besar terkait dengan pengelolaan sumber daya alam pesisir dan laut, terutama di bidang bioteknologi pesisir dan kelautan, perencanaan tata ruang pesisir dan laut, mitigasi perubahan iklim dan adaptasi dampak, pengurangan polusi dan mitigasi pesisir dan laut, transportasi maritim dan manajemen pelabuhan, pendekatan ekosistem manajemen perikanan, ekonomi biru dan aspek sosial serta ekonomi pesisir dan kelautan.

“Sebagai lembaga ilmiah pionir dalam ilmu pengetahuan pesisir dan kelautan di Indonesia, PKSPL IPB telah menghasilkan sejumlah alat dan metode yang diterapkan dalam pengelolaan pesisir dan laut Indonesia. Untuk negara kita, itu penting dan jadi tantangan, karena kita adalah rumah dari mega-keanekaragaman hayati dalam bentuk ekosistem terumbu karang, ekosistem bakau, padang lamun, muara yang terletak di sekitar 17.506 pulau dan 91.000 km sepanjang pantai,” tambahnya.

Selain itu, menurutnya PKSPL IPB juga telah ditunjuk oleh Program Partnership in Environmental

Management for The Seas of East Asia (PEMSEA) sebagai Pusat Pembelajaran ICM untuk Indonesia.

Mengembangkan alat-alat ilmiah adalah salah satu tugas utama pusat pembelajaran ICM dan untuk membantu mengembangkan pusat pembelajaran ICM lokal di setiap lokasi lokal di seluruh negeri. Dalam skema regional, PKSPL IPB telah terlibat dalam berbagai skema dan program regional yang terkait dengan pengelolaan dan pengembangan pesisir dan laut.

 

Sumber :

https://jeffmatsuda.com/