Baru Tiga SMP di Ambon Punya Kelas Akselerasi

Baru Tiga SMP di Ambon Punya Kelas Akselerasi

Baru Tiga SMP di Ambon Punya Kelas Akselerasi

Baru Tiga SMP di Ambon Punya Kelas Akselerasi
Baru Tiga SMP di Ambon Punya Kelas Akselerasi

Untuk mencapai sekolah yang bermutu dan berkualitas maka SMP Negeri 6 Ambon s

elalu mengembangkan diri, yang merujuk pada UU Nomor 20 tahun 2003 bahwa bagi siswa yang berkebutuhan khusus dilayani secara khusus.

Siswa berkebutuhan khusus adalah selain disabiltas tetapi juga yang mempunyai kelebihan khusus di bidang Matematika dan Sains, Olahraga, Seni dan Bahasa, sehingga harus dilayani secara khusus.

Demikian penjelasan Kepala SMPN 6 Ambon Drs. Jan Mahulette, M.M.Pd kepada Tribun-Maluku.com diruang kerjanya, Selasa (9/8).

Dikatakan, tidak semua siswa mempunyai kemampuan yang sama namun selalu berbeda-beda

, sehingga pihak sekolah dapat menterjemahkan amanat UU Nomor 20 Tahun 2003 dalam bentuk siswa berkebutuhan khusus baik berkekurangan maupun berkelebihan.

Untuk kebutuhan khusus karena berkekurangan dapat dilaksanakan oleh semua sekolah di Kota Ambon maupun Indonesia, sementara kebutuhan khusus karena berkelebihan di bidang Matematika dan Sains, Olahraga, Seni dan Bahasa, itu yang dikembangkan oleh SMP Negeri 6 Ambon dalam bentuk kelas Akselerasi.

Tahapan kelas Akselerasi pada sekolah ini adalah; siswa harus mengikuti tes phsiko

untuk mengetahui kemampuan IQ, Bahasa, Ketrampilan, Olahraga dan Seni siswa sampai di tingkat mana. Hasilnya dapat dikombain dengan matrikulasi selama 3 sampai 6 bulan melalui hasil proses belajar mengajar.

Pemilihan siswa untuk masuk kelas Akselerasi pada SMPN 6 sangat selektif oleh tim yang di bentuk oleh kepala sekolah, sehingga tidak ada unsur suka sama suka atau KKN.

Sebagai Ketua MKKS SMP di Kota Ambon Mahulette berharap, semua sekolah harus berbuat demikian karena ada siswa yang memiliki kebutuhan khusus.

Diakui, belum semua SMP di Kota Ambon yang melaksanakan kelas Akselerasi, yang baru melaksanakan adalah SMPN 6, SMPN 9 dan SMPN 1.

“SMPN 6 Ambon ditunjuk oleh Pemerintah Pusat sebagai sekolah Rujukan (sekarang) atau sekolah Internasional (dulu). Tujuannya agar siswa yang berkelebihan khusus dirujuk agar kemampuannya dikembangkan. Meskipun demikian siswa pada kelas Reguler mempunyai kemampuan yang baik juga,”katanya.(TM02)

 

Sumber :

https://obatwasirambeien.id/sejarah-musik-campur-sari/