Kadisdik Kota Bandung Tinjau Pelaksanaan UNBK di SMPN 2 Bandung

Kadisdik Kota Bandung Tinjau Pelaksanaan UNBK di SMPN 2 Bandung

Kadisdik Kota Bandung Tinjau Pelaksanaan UNBK di SMPN 2 Bandung

Kadisdik Kota Bandung Tinjau Pelaksanaan UNBK di SMPN 2 Bandung
Kadisdik Kota Bandung Tinjau Pelaksanaan UNBK di SMPN 2 Bandung

Hari ini sebanyak 37.186 siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kota Bandung mengikuti Ujian Nasional

Berbasis Komputer (UNBK). Para peserta UNBK itu tersebar di 22.000 sekolah mandiri dan sejumlah sekolah yang memanfaatkan fasilitas milik Sekolah Menengah Atas (SMA).

Kepala Dinas Pendidikan Kota Bandung, Elih Sudiapermana mengatakan, pada tahun ajaran 2018, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung berhasil melaksanakan UNBK 100 persen di 22 ribu sekolah mandiri dengan jumlah peserta 37.186 siswa. Para peserta UNBK itu tersebar sebagian di 86 titik pelaksanaan UNBK di sekolah swasta.

“Tahun ini 100 persen UNBK dengan jumlah peserta mencaoai 37.186 siswa

. Mereka tersebar di 22 ribu sekolah mandiri dan sisanya bergabung dan memanfaatkan fasilitas milik SMA,” ungkap Elih usai meninjau pelaksanaan UNBK tingkat SMP di SMPN 2 bandung, Jalan Sumatera, Senin (23/4).

Dia menyebutkan, pada pelaksanaan hari pertama pelaksanaan UNBK di Kota Bandung tidak mengalami kendala berarti. Sejumlah teknisi di setiap lokasi pelaksanaan UNBK telah memastikan sistem berjalan normal dan lancar.

“Alhamdulillah, tadi saya tanya teman-teman teknisi lancar. Anak-anak juga sudah familiar

dengan teknologi dan pengawasan juga lebih terkait dengan kenyamanan dan trouble,” tuturnya.

Terkait dengan tingkat kesulitan soal, ia mengungkapkan seluruh soal ujian telah disusun oleh tim Pusmendik dengan komposisi tingkat kesulitan mudah hingga sulit.

“Komposisinya sudah ditentukan pusmendik 20 persen sulit, 60 persen sedang, dan 10 persen mudah. Mudah-mudahan tidak ada keluhan dari siswa,” jelasnya.

Elih pun berharap agar pelaksanaan UNBK tingkat SMP 2018 di Kota Bandung ini berjalan dengan lancar tanpa ada permasalahan atau kendala yang berarti.

“Mudah-mudahan juga hasil yang didapat bisa memuaskan para siswa, sesuai hasil belajar yang sudah diupayakan semaksimal mungkin,” pungkasnya.

 

Baca Juga :