Genjot Tradisi Riset, Ikanas STAN Bentuk Pusat Kajian Kebijakan Publik

Genjot Tradisi Riset, Ikanas STAN Bentuk Pusat Kajian Kebijakan Publik

Genjot Tradisi Riset, Ikanas STAN Bentuk Pusat Kajian Kebijakan Publik

Genjot Tradisi Riset, Ikanas STAN Bentuk Pusat Kajian Kebijakan Publik
Genjot Tradisi Riset, Ikanas STAN Bentuk Pusat Kajian Kebijakan Publik

Ikatan Keluarga Alumni Perguruan Tinggi Kedinasan Politeknik Keuangan Negara STAN

(Ikanas STAN) berupaya memiliki kontribusi lebih. Diantaranya di sektor tradisi riset atau penelitian. Secara resmi Ikanas STAN memperkenalkan Pusat Kajian Kebijakan Publik (Puskkap) di kampus STAN Bintaro, Rabu (27/3).

Direktur Eksekutif Puskkap Ikanas STAN Irwanda Wisnu Wardhana menuturkan mereka bergerak untuk meningkatkan tradisi riset untuk kebijakan publik. “Agar kebijakan publik berlangsung secara fair dan melibatkan semua pihak,” katanya.

Lebih lanjut Irwanda mengatakan mereka akan ikut berkontribusi supaya kebijakan publik yang disusun dengan baik dan hati-hati. “Doktor di (Ikanas) STAN itu berapa sih? Selama ini terkenal sebagai pencetak pelaksana,” jelasnya.

Irwanda memaparkan saat ini jumlah doktor di STAN mencapai 111 orang

. Mereka diwadahi dalam Forum Doktor Ikanas STAN. Di hadapan mahasiswa STAN, dia berpesan supaya terus melanjutkan pendidikan meskipun sudah lulus dari perguruan tinggi kedinasan di bawah Kementerian Keuangan (Kemenkeu) itu.

Rangkaian kegiatan itu juga dihadiri Direktur Eksekutif Indef (Institute for development of Economics and finance) Enny Sri Hartati. Enny menyambut baik Puskkap yang bergerak di bidang riset.

Menurutnya saat ini dana riset cukup besar. Hanya saja lembaga yang melakukan riset sangat banyak.

“Anggaran riset terbagi juga di banyak balitbang-balitbang kementerian.

Kemudian di masing-masing direktorat juga ada litbang,” katanya. Akibatnya kegiatan riset yang dilakukan sebatas melakukan proyek saja.

Dia berharap kegiatan atau kucuran dana riset bisa diubah. Skemanya masing-masing lembaga diberikan tugas riset khusus atau tematik. Misalnya kampus PKN-STAN diberikan tugas untuk riset di bidang keuangan atau fiskal. Sementara lembaga riset lain mendapatkan tugas penelitian tema lainnya.

 

Sumber :

https://www.codecademy.com/tuxIndonesia