Tekankan Pentingnya Imunisasi Campak dan Rubella

Tekankan Pentingnya Imunisasi Campak dan Rubella

 

Measles Rubella

Kampanye imunisasi campak dan Measles Rubella (MR) diakui Wali Kota Bogor Bima Arya tidak mudah. Sebab, katanya, antara tantangan dengan target yang dicanangkan akan berbeda terlebih bila dikaitkan dengan imunisasi nasional, namun sangat penting dilakukan untuk menjaga anak agar tetap sehat.

Wali kota

Hal tersebut disampaikan wali kota saat menghadiri pencanangan kampanye imunisasi campak dan Measles Rubella (MR) di Kota Bogor yang berlangsung di TK Kesatuan, Pulo Armin, Kecamatan Bogor Timur, Kota Bogor, Selasa (01/08/2017).

“Karena jika biasanya imunisasi obatnya hanya diteteskan, tapi untuk imuninasi campak dan MR ini disuntik. Selain itu adanya perdebatan-perdebatan kontroversi di masyarakat yang juga memerlukan strategi khusus. Oleh karena itu, sistem harus bergerak masif melibatkan berbagai pihak termasuk instansi terkait,” kata Bima.

Apalagi, menurutnya

imunisasi campak dan MR ini mencakup rentang usia mulai dari 9 bulan sampai 15 tahun ke bawah yang praktis di dalamnya termasuk anak-anak jalanan yang menjadi targetnya. “Oleh karena itu, semua harus berperan,” tegasnya.

Sebagai leading sector kegiatan ini, maka kata wali kota, para camat dan lurah dalam melakukan pendataan di lapangan harus berkolaborasi dengan kader PKK dan pengurus RT/RW serta organisasi lainnya.

Saya katakan sekali lagi ini tidak mudah

Karena yang pertama harus meyakinkan bahwa ini aman secara medis, tidak ada perdebatan di sini. Tidak ada vaksin palsu, tidak ada. Kita harus berani jamin bahwa 100 persen vaksin ini aman. Lantas yang kedua, (vaksin ini) juga halal. Sehingga tidak ada perdebatan. Tapi saya kira kita sudah menyiapkan itu. Dalil-dalil, argumentasi medis maupun agamis. Insya allah itu akan menguatkan kita,” paparnya.

Selain wali kota

pada kesempatan itu turut hadir Ketua TP PKK Kota Bogor Yane Ardian, Wakil Wali Kota Bogor Usmar Hariman, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor Ade Sarip Hidayat, Kepala Dinas Kesehatan Rubaeah, Dandim 0606/Kota Bogor Letkol Arm. Dodi Suhardiman, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat Dodo Suhendar serta para camat dan lurah juga perwakilan dari DPRD Kota Bogor.

 

Sumber : https://dogetek.co/