Tips Terbaik Budidaya Ternak Sapi Lembu

Tips Terbaik Budidaya Ternak Sapi Lembu

Tips Terbaik Budidaya Ternak Sapi Lembu

Tips Terbaik Budidaya Ternak Sapi Lembu
Tips Terbaik Budidaya Ternak Sapi Lembu

Pemeliharaan sapi potong sangat menguntungkan, Karena tidak hanya menghasilkan daging dan susu, Juga menghasilkan pupuk kandang dan juga sebagai tenaga kerja petani.

Manfaat

Sapi-sapi juga dapat di pergunakan sebagai menarik gerobak, Kotoran sapi juga mempunyai nilai Ekonomis, Karena termasuk pupuk organik yang di butuhkan oleh semua jenis tumbuhan. Kotoran sapi dapat menjadi sumber hara yang dapat memperbaiki Struktur tanah sehingga menjadi lebih gembur dan subur. Semua organ tubuh sapi dapat di manfaatkan antara lain sebagai berikut :

1. Kulit : Sebagai bahan industri Tas, Sepatu, Ikat pinggang, Topi, Jaket, Dan sebagainya.
2. Tulang : Dapt diolah menjadi Bahan-bahan Perkat/Lem, Tepung tulang dan barang kerajinan.
3. Tanduk : Tanduk digunakan sebagai bahan kerajinan seperti : Sisir, Hiasan dinding dan masih banyak manfaat tanduk sapi bagi kepentingan manusia.

Persyaratan Lokasi

Lokasi yang ideal untuk membangun kandang adalah pada daerah yang letaknya cukup jauh dari permukiman penduduk, Tetapi mudah du capai oleh kendaraan, Kandang harus terpisah dari rumah tinggal dengan jarak minimal (10 meter) Dan sinar matahari harus dapat menembus peralatan kandang serta dekat dengan lahan pertanian. Dan pembuatanya dapat di lakukan secara berkelompok di tengah sawah atau ladang.

Pedoman Teknis Budidaya

Penyiapan Sarana Dan Peralatan : Kandang dapat di buat dalam bentuk ganda atau tunggal, Tergantung dari jumlah sapi yang di miliki (Di ternak). Pada kandang tipe tunggal, Penempatan di lakukan pada satu baris atau satu jajaran, Sementara kandang yang bertipe ganda, penempatanya di lakukan pada dua jajaran yang saling berhadapan atau saling bertolak belakang. Diantara kedua jajaran tersebut biasanya dibuat jalur untuk Jalan.

Pembuatan kandang untuk tuuan penggemukan (Kereman) Yang biasanya berbentuk tunggal apabila kapasitas ternak yang di pelihara hanya sedikit, Namun, Apabila kegiatan penggemukan sapi ditujukan untuk komersial. Dan ukuran kandang harus lebih luas dan lebih besar sehingga dapat menampung jumlah sapi yang lebih banyak.

Lantai kandang harus diusahakan tetap bersih, Bertujuan untuk mencegah timbulnya berbagai macam penyakit. Lantai tersebut di buat dari tanah yang padat atau semen, Dan mudah di bersihkan dari kotoran Sapi. Kemudian lantai tanah dialasi dengan jerami kering sebagai alas kandang yang hangat. Seluruh bagian kandang dan peralatan yang pernah di pakai harus di cuci hamakan terlebih dahulu dengan desinfektan, Seperti : creolin, lysol, Dan Bahan lainya.

Ukuran kandang yang di buat untuk seekor sapi jantan dewasa adalah : (1,5 x 2 m) Atau (2,5 x 2 m) Sedangkan untuk sapi betina dewasa adalah : (1,8 x 2 m) Dan untuk anak sapi cukup (1,5 x 1 m per ekor) dengan tinggi atas (+ 2 – 2,5 m) dari tanah. Temperatur di sekitar kandang (25 – 40 Derajat C) (Rata-rata 33 Derajat C) Dan kelembaban (75%). Lokasi pemeliharaan dapat di lakukan pada dataran rendah (100 – 500 m) Hingga dataran tinggi (> 500 m). Kandang untuk pemelihaaran sapi harus bersih dan tidak lembab. Pembuatan kandang harus memperhatikan beberapa persyaratan pokok yang meliputi konstruksi, Letak ukuran dan perlengkapan kandang.

Kontruksi Dan Letak Kandang

Kontruksi dan letak kandang sapi seperti rumah dari kayu, Atap kandang berbentuk kuncup dan salah satu/kedua sisinya miring. Lantai kandang di buat padat, Lebih tinggi dari pada tanah sekelilingnya, Dan agak miring kearah selokan di luar kandang. Yang bermaksut adalah, Agar air tidak tamapak, Termasuk kencing.

1. Sapi mudah mengalir keluar lantai kandang tetap kering.
2. Bahan kontruksi kandang adalah kayu gelondongan/papan yang berasal.
3. Dari kayu yang kuat, Dan kandang sapi tidak boleh tertutup rapat, Tetapi Agak.
4. Terbuka agar sirkulasi udara di dalam kandang lancar.
5. Termasuk dalam rangkaian penyediaan pakan sapi adalah air munim yang bersih,
6. Air minum di berikan secara ad libitum, Yang artinya harus tersedia, dan tidak boleh kehabisan setiap saat.
7. Kandang harus terpisah dari rumah tempat tinggal dengan jarak minimal 10 meter.
8. Sinar matahari harus dapat menembus peralatan kandang, pembuatan kandang sapi dapat di lakukan secara berkelompok di tengah sawah atau ladang.

Ukuran Kandang

Sebelum membuat kandang sebaiknya di perhitungkan terlebih dahulu jumlah sapi yang akan di pelihara. Ukuran kandang untuk seekor sapi jantan dewasa adalah : (1,5 x 2 m) Sedangkan untuk seekor sapi betina dewasa adalah 1,8 x 2 m) dan untuk seeokor anak sapi cukup (1,5 x 1 m).

Perlengkapan Kandang

Termasuk dalam perlengkapan kandang adalah tempat pakan dan minum, yang sebaiknya di buat di luar kandang, Tetapi masih di bawah atap. Tempat pakan di buat agak lebih tinggi agar pakan yang di berikan tidak di Injak-injak/Tercampur kotoran. Tempat air minum sebaiknya di buat permanen berupa bak semen dan sedikit lebih tinggi dari pada permukaan lantai.

Dengan demikian kotoran dan air kencing tidak tercampur di dalamnya. Dan perlengkapan lain yang perlu di sediakan adalah : Sapu, Sikat, Sekop, Sabit, Dan tempat untuk memandikan sapi. Semua peralatan tersebut adalah untuk membersihkan kandang, Agar sapi terhindar dari gangguan penyakit sekaligus bisa di pakai untuk memandikan sapi.

Pembibitan

Persyaratan Ternak yang harus Di perhatikan Adalah sebagai berikut :

1. Mempunyai tanda telinga.
2. Mantanya tampak cerah dan bersih.
3. Tidak terdapat Tanda-tanda sering butuh, Terganggu pernafasanya, dari hidung tidak keluar lendir.
4. Kukunya tidak terasa panas jika di raba.
5. Tidak terlihat adanya eksternal parasit pada kulit dan bulunya.
6. Tidak terdapat adanya Tanda-tanda mencret pada bagian ekor dan dubur.
7. Tidak ada Tanda-tanda kerusakan kulit dan kerontokan bulu.
8. Pusarnya bersih dan kering, Bila masih lunak dan tidak berbulu menandakan bahwa pedet masih berumur kurang lebih 2 hari.

Untuk menghasilkan daging, Pilihlah tipe sapi yang cocok, Yaitu jenis sapi bali, Sapi brahman, Sapi PO, Dan sapi yang cocok serta banyak di jumpai di daerah setempat. Ciri-ciri sapi potong tipe pedaging adalah sebagai berikut :

1. Tubuh dalam, Besar, Berbentuk persegi empat/bola.
2. Kualitas dagingnya maksimum dan mudah di pasarkan.
3. Laju pertumbuhanya cepat.
4. efisiensi bahanya tinggi.

Pemeliharaan

Pemeliharaan sapi potong mencakup penyediaan pakan (ransum) dan pengolaan kandang, Fungsi kandang dalam pemeliharaan sapi adalah sebagai berikut :

1. Melindungi sapi dari hujan dan panas matahari.
2. Mempermudah perawatan dan pemantauan.
3. Menjaga keamanan dan kesehatan sapi.

Pakan merupakan sumber energi utama untuk pertumbuhan dan pembangkit tenaga, Makin baik mutu dan jumlah pakan yang di berikan, Makin besar tenaga yang di timbulkan dan masih besar pula energi yang tersimpan dalam bentuk Daging.

Sumber: https://www.duniabudidaya.co.id