Bank BJB dukung Produk One Village One Company

Bank BJB dukung Produk One Village One Company

Bank BJB dukung Produk One Village One Company

Bank BJB dukung Produk One Village One Company
Bank BJB dukung Produk One Village One Company

GARUT–PT Bank Pembangunan Jawa Barat (bank bjb) turut mendukung salah satu program 100 hari Jawa Barat dan diharapkan dapat mewujudkan serta menyelaraskan seluruh program yang ada di Pemerintah Provinsi, Kota, Kabupaten di Jawa Barat.

Pemerintah Provinsi Jawa Barat meluncurkan program Desa Juara

“One Village One Company” atau OVOC yaitu Desa yang mampu mandiri dalam mengelola dan mendayagunakan potensi desa, untuk membangun desa dan memberdayakan masyarakat desa.

Bank bjb menyatakan siap memberikan dukungan dalam hal untuk membuka akses keuangan/perbankan di desa di Jawa Barat melalui program bjb BiSA Laku Pandai sebagai bentuk peran serta bank bjb dalam peningkatan inklusi keuangan di Indonesia, khususnya di Jawa Barat, kemudian bank bjb hadir untuk percepatan akses keuangan dengan produk-produk perbankan (tabungan dan kredit) khususnya di pedesaan.

Di saat yang bersamaan, dilakukan pula Penandatangan PKS DPLK bank bjb dengan Dinas Desa Kabupaten Garut. Berbagai rangkaian kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap program Pemerintah Jawa Barat, khususnya dalam hal peningkatan perekonomian masyarakat melalui perbankan, dimana bank bjb siap berkontribusi pada layanan One Village One Bank.

“bank bjb sebagai salah satu anggota Tim TPAKD

(Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah) Provinsi Jawa Barat, berkomitmen untuk mengangkat potensi peningkatan perekonomian di desa-desa” ujar Direktur Kepatuhan Dan Manajemen Risiko yang melaksanakan tugas Direktur Utama bank bjb, Agus Mulyana, usai bersama Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyaksikan penandangatangan PKS tersebut, di Desa Sukalaksana, Kecamatan Samarang, Kabupaten Garut, Kamis (20/12).

Agus Mulyana menjelaskan, bank bjb selama ini selalu mencermati potensi perekonomian di desa-desa. Pihaknya juga selalu berupaya menyelaraskan kegiatan usaha bank bjb dengan program Pemprov Jawa Barat melalui produk dan program pemberdayaan desa, yaitu program PESAT bank bjb bagi desa.

“Dengan produk tersebut, bank bjb dapat hadir sebagai bank yang produk-produknya dapat diakses sampai dengan wilayah administratif di bawah kecamatan atau desa,” tegas Agus Mulyana.

Lebih lanjut ia menjelaskan, guna menyukseskan program ini

, maka berbagai unsur akan dilibatkan, baik dari pemerintah, non-pemerintah, maupun masyarakat. Unsur pemerintah antara lain meliputi Kemendagri, Kemendesa PDTT, OJK, Pemprov Jawa Barat melalui Perangkat Daerah Leading Sector – Non Leading Sector.

“Selain bank bjb, juga terdapat unsur non-pemerintah lainnya seperti Badan Usaha Swasta, Perguruan Tinggi di Jawa Barat, dan sejumlah asosiasi masyarakat,” jelas Agus.

Agus juga memaparkan, dalam program OVOC, unsur masyarakat juga diikutsertakan. Unsur masyarakat ini antara lain lembaga masyarakat di desa, seperti BPD, LPM, RW, PKK, Karang Taruna, Posyandu, dan BUMDesa. Selain itu, terdapat kelompok Seniman dan Cendikiawan, Sesepuh kampung adat di Jawa Barat, LSM, Ibeka, hingga pondok pesantren di Jawa Barat. Jo

 

Baca Juga :