Ciri Ciri Profesi

Ciri Ciri Profesi

Ciri Ciri Profesi

Ciri Ciri Profesi
Ciri Ciri Profesi

Sehubungan dengan tuntutan

Yang harus dipenuhi dalam suatu profesi, sanusi mengemukakan beberapa ciri profesi ditinjau dari beberapa segi
Segi fungsi dan signifikasi sosial : suatu profesi merupakan pekerjaan yang memiliki fungsi sosial yang penting

Segi keahlian dan keterampilan untuk mewujudkan fungsi ini dituntut derajat keahlian dan keterampilan tertentu

Memiliki keahlian dan keterampilan

  • Batang tubuh ilmu
  • Masa pendidikan yang artinya masa latihan yang lama dan dilakukan ditingkat perguruan tinggi
  • Aplikasi dan sosialisasi nilai-nilai profesional.
  • Memiliki kode etik
  • Memiliki wewenang atau kekuasaan untuk memberikan pelayanan
  • Memiliki tanggung jawab profesional

Ciri –ciri profesional menurut Schein (pidarta 2005 ) yang meliputi

  1. Bekerja sepenuhnya dalam jam kerja (Full time)
  2. Pilihan kerja karna didasarkan pada motivasi yang kuat
  3. Memiliki pengetahuan dan keterampilan khusus yang diperolah dalam waktu lama
  4. Membuat keputusan sendiri dalam menangani masalah
  5. Mementikan kebutuhan umum dari pada pribadi
  6. Pelayanan didasari dengan kebutuhan
  7. Memiliki kebijakan dalam menyelesaikan masalah
  8. Masuk dalam satu organisasi profesional
  9. Memiliki kekuatan dan status yang tinggi
  10. Memiliki keahlian dalam mencari klayen

Kaum profesional biasanya menjadi anggota dari suatu profesi.

Dengan melihat ciri-ciri umum profesi di atas, kita dapat menyimpulkan bahwa kaum profesional adalah orang-orang yang memiliki tolak ukur perilaku yang berada di atas rata-rata. Di satu pihak ada tuntutan dan tantangan yang sangat berat, tetapi di lain pihak ada suatu kejelasan mengenai pola perilaku yang baik dalam rangka kepentingan masyarakat. Seandainya semua bidang kehidupan dan bidang kegiatan menerapkan suatu standar profesional yang tinggi, bisa diharapkan akan tercipta suatu kualitas masyarakat yang semakin baik.

 

Syarat suatu profesi

  • Melibatkan kegiatan intelektual.
  • Menggeluti suatu batang tubuh ilmu yang khusus.
  • Memerlukan persiapan profesional yang alam dan bukan sekedar latihan.
  • Memerlukan latihan dalam jabatan yang berkesinambungan.
  • Menjanjikan karir hidup dan keanggotaan yang permanen.
  • Mementingkan layanan di atas keuntungan pribadi.
  • Mempunyai organisasi profesional yang kuat dan terjalin erat.
  • Menentukan standarnya sendiri, dalam hal ini adalah kode etik.

Baca Juga :